Aku Bahkan Membenci Diriku Sendiri

Ternyata begitu banyak kebohongan tersimpan dibalik tatapanmu itu, namun itu tak pernah terlihat apa karena kau ahli atau aku yang tak mampu melihatnya? kemungkinan lainnya, karena aku begitu percaya sehingga tatapanmu selalu ku artikan tatapan kasih?

Jika pertanyaan yang terakhir merupakan jawaban, pertanyaan lain muncul di benakku. Apa yang membuat aku begitu percaya padamu? Terukirnya di benakku bahwa kau sosok yang tulus? Percaya bahwa jauh di lubuk hatimu kau adalah sosok yang begitu baik, tulus walau setelah semua kebohonganmu yang ku coba logika kan adalah kau begitu jahat.

Aku bahkan membenci diriku sendiri karena seharusnya ketika semua hal tentangmu yang ku logika kan adalah kau begitu jahat, mengapa aku masih percaya kau sosok yang baik. Aku sedih, kecewa tapi puncak dari semuanya masih tak mampu membuat ku berhenti percaya kau sosok yang baik dan membencimu.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s