Aku tak peduli jika harus berpuluh gelas kopi yang aku tegak malam ini. 

Walau tubuhku pun menolak,  sudah teramat muak. 

Aku tak ingin terlelap malam ini,  membiarkan kamu menyelinap ke dalam mimpi.  

Menyiksa hati mendapati bayangmu yang bak nyata, membuai dalam mimpi.

Biarlah aku terjaga.

Biar ku dengar musik yang bahkan bagiku tak masuk akal ini, untuk mengusir kamu dari pikiranku.  

Ketimbang aku terlena, lantas tenggelam dalam mimpi,  menambah lagi luka hati. 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s