Dipermainkan Rindu

Ah sungguh rindu itu menyusahkan
Rindu itu tak hanya satu jenis

Ketika salah satu jenis rindu telah pergi
Akan muncul jenis rindu yang berbeda
Datang menggantikan

Aku sungguh dipermainkan rindu
Melepas rindu yang satu
Untuk rindu yang lain

Sungguh nakal
Menyergap tiba-tiba
Lalu menyesakan
Sungguh jahat kau rindu

Ketika waktuku begitu padat

Dengan segala macam aktifitas
Rindu dengan nakalnya menyergap
Aku rindu waktu luang

Ketika waktu luang menghampiriku
Rindu akan waktu luang
Menguap seketika
Tapi astaga
Rindu lain datang
Jauh lebih menyesakkan
Ah sungguh menyesakkan
Aku rindu akan rumah
Waktu luangku mengundang
Rindu ‘jahat’ ini masuk
Dalam ruang sepiku

Sungguh aku tak tahan
Pada rindu yang satu ini
Parahnya aku malah
Merindukan waktu sibukku
Karna sungguh
Rindu yang teramat
Menyesakkan ini
Tidak jauh lebih baik
Dari rindu sebelumnya

Seperti roda berputar
Akhirnya aku malah
Memilih untuk kembali
Pada rindu yang sebelumnya
Ah sungguh
Aku dipermainkan rindu

Malang, 6 Oktober 2013.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s