Perempuanmu

Aku ingin menjadi perempuanmu yang meredakan amarahmu lewat pelukan.

Menjadi perempuan yang menenangkan hatimu lewat genggaman. 

Yang meneduhkan jiwamu lewat tatapan.

Aku ingin menjadi tempatmu untuk pulang. 

Tujuanmu untuk selalu kembali dan tinggal dengan penuh kenyamanan. 

– Rissaid

Terinspirasi dari romantisme Rasulullah SAW dan istrinya Aisyah. Rasulullah SAW berkata “Humairahku, marahku telah pergi setelah aku memelukmu.”

Tertulis bersama pikiran yang menuju ke kamu.. Yang memilih diam ketika marah. Aku pikir baiknya begitu, biar tak semakin menjadi drama, baiknya kita saling diam saat marah agar tak saling menyakiti lewat kata sebab emosi sesaat dan jika rindu menyapa, kita akan kembali kepada satu sama lain.

Iklan

6 thoughts on “Perempuanmu

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s