Salahkah Aku?

Dalam ketidakpastianmu yang membuyarkan rasaku, salahkah bila dikemudian hari ia mampu menyelinap ke hatiku.

Salahkah jika kemudian aku memilihnya, mulai merangkai harapan di antara kami.

Salahkah jika kemudian aku merasa begitu mencintai ia kelewat rasaku padamu dulu.

Salahkah jika kemudian catatan rasa yang pernah tertulis di buku coklatku tentangmu mulai berdebu.

Salahkah jika aku tak lagi berharap bahwa satu waktu nanti, aku dan kamu mungkin saja kembali menjadi kita.

Salahkah aku? Meninggalkan kita yang pernah menjadi satu harap bagiku di masalalu, tapi tak ingin kau tahu bahwanya aku sudah mencintai ia.

Aku sudah mencinta ia, tapi aku tak ingin kamu terluka walau kita tak lagi bersisa, pun kita hilang karena ketidakpastianmu yang sempat ku sesalkan.

Entah kenapa.

Iklan

5 thoughts on “Salahkah Aku?

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s