Perpisahan adalah Jawabnya.

Jika satu waktu, aku tak mampu dan gagal menekan ego serta memahami untuk menjaga dan mempertahankan kita. Akankah kamu menggenggam tanganku? Menolak melepaskan aku begitu saja? Melepaskan kita? Akankah kamu mengingatkan aku? Menjaga kita?

Pada akhirnya, perpisahan itu sendiri adalah jawabnya. Bagimu, aku terlampau egois pun kekanakan untuk memahami hingga kamu terlampau lelah untuk mengerti. Bagiku, aku terlampau khilaf dan sejatinya hanya ingin kamu berusaha menggenggam tanganku.

Pada akhirnya kita saling gagal untuk memahami, menjaga pengharapan yang pernah di panjatkan sebagai do’a di antara kita.

Pada akhirnya kita saling tak mampu untuk menjaga, pada akhirnya perpisahan adalah jawab dari semua usaha kita dan sekelumit gelisah pada malam-malam tertentu yang kadang menganggu lelapku.

Pada akhirnya, perpisahan itu sendiri adalah jawabnya.

Iklan

10 thoughts on “Perpisahan adalah Jawabnya.

  1. Gara

    Sudah, tenangkan diri dulu :)). Kalau pikiran sudah mulai jernih, baru bisa menilai apakah tindakan yang sudah kejadian itu lebih banyak benarnya apa salahnya. Jika memang lebih banyak benarnya, maka syukurilah. Jika lebih banyak salahnya, mumpung belum lama, mungkin ada sesuatu yang masih bisa diperbaiki setelah kehilangan ini. Semua kejadian kan pasti ada maksudnya ya, tinggal pintar-pintar kita saja menarik hikmah.

    Jangan lupa bahagia!

    Suka

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s