Perpisahan

Aku pikir luka dan perpisahan bisa membuat anak manusia dengan sekonyong-konyongnya menjadi bodoh.

Perpisahan kita yang begitu semena-mena terjadi begitu saja menyisakan aku dengan pikiran kosong, tak lagi paham dengan apa yang terjadi untuk kemudian tak mengerti sedang merasa apa.

Ada perih di ujung mata, butir bening tertahan tanpa sepenuhnya paham ingin menangisi apa, menangisi aku yang terluka atau kamu yang pergi meninggalkan? Menangisi penyesalan perihal aku harusnya tak memulai atau kamu harusnya mau memahami? Menangisi kita yang tak bersisa?

Ada nyeri di dada, tak paham bagaimana perpisahan bisa begitu saja datang dan pergi merengut sekelumit pengharapan dan rasa. Menyisakan aku yang masih tak paham.

Aku masih tak paham, atau mungkin diam-diam aku menolak paham, menolak realita bahwa perpisahan benar-benar tiba, bahwa perpisahan terjadi begitu saja dengan cara yang menyakitkan sedang kita pernah begitu mencinta. Mungkin diam-diam hati pun  enggan membuang tentang kita. Atau mungkin jawabnya adalah perihal pengharapan atas kamu yang sekonyong-konyong luluh lantak.

Iklan

9 thoughts on “Perpisahan

  1. Gara

    Aduh. Ini ada kaitannya dengan postingan sebelumnya tidak sih? Yah, kalau sudah tidak bisa dipertahankan lagi, mending diakhiri demi kebaikan kedua belah pihak sih. Ketimbang sama-sama tidak mau mengerti, hayo? Nanti yang ada malah sakit sendiri, kan :hehe. Nevertheless, perpisahan memang tidak terelakkan dalam beberapa situasi. Dan memang tidak bagus juga dampaknya. Tapi kalau di jangka panjang nanti dampaknya malah bisa bagus, ya memang ini rencana Tuhan yang paling baik bagi kita semua :)).

    Bahagia selalu ya, Mbak!

    Disukai oleh 2 orang

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s