Ruang Hati Ayah

Nak, taukah kamu tentang ruangan hati?

Bahwa dalam hati seseorang, terdapat ruangan-ruangan bagi orang lain untuk mengisi, dan menjadi bagian hidup dari orang tersebut.

Ketika ayah bertemu ibumu,   hati ayah memberikan ruangan untuk ibumu masuk, dan kemudian menetap menjadi bagian dari hidup ayah.

Lantas ketika buah hati ayah dan ibu lahir di dunia ini, hati ayah juga memberikan ruangan untukmu, sang buah hati mungil yang kemudian mengisi dan menetap menjadi bagian dari hidup ayah pula.

Begitu pula terhadap adik-adik mungilmu yang menyusulmu kedalam dunia ini.  Hati ayah juga memberikan ruangan, mereka pun bagian-bagian dari hidup ayah.

Sehingga ayah berusaha keras untuk melindungi dan menjaga kalian. Karna kalian adalah bagian-bagian dari hidup ayah. Kepingan-kepingan yang bersatu membentuk hati ayah.

Apabila kalian terluka, ayah juga akan merasa terluka. Bahkan jauh lebih menyakitkan bagi ayah, karena bagi seorang pria, tak ada yang lebih menyakitkan dari ketidakmampuannya melindungi sesuatu yang berharga baginya.

Dan hal tersebut bagi seorang ayah adalah Kepingan-kepingan hati ayah yaitu ibumu, kamu, dan adik-adikmu.

Oleh karena itu nak, maukah kamu menjaga dan melindungi dirimu untuk juga melindungi ayahmu ini?  Agar tidak ada kepingan-kepingan hati ayah yang retak. Agar tidak ada bagian-bagian dari hidup ayah yang hilang. Agar ayah bisa merasa utuh sepenuhnya.

Malang, 23 April 2014

Iklan

10 thoughts on “Ruang Hati Ayah

  1. Gara

    Duh dalem banget sih, saya juga ikutan terenyuh membaca ini. Soal menjaga hati, aaaak. Mudah-mudahan kita tidak mengecewakan orang tua ya akan pilihan-pilihan kita, sebagaimana kita juga tidak ingin dikecewakan dalam hidup :hehe. Namanya jalan tengah sih menurut saya akan selalu ada :hehe. Tulisannya bagus dan menggugah Mbak, keren banget.

    Disukai oleh 2 orang

    • Rissaid

      “Mudah-mudahan kita tidak mengecewakan orang tua ya akan pilihan-pilihan kita, sebagaimana kita juga tidak ingin dikecewakan dalam hidup”

      Aaakk jadi baper lagi sama kata2nya kak Gara :””””

      Suka

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s