Sederhana

Aku pikir aku perlu menarik kata-kataku bahwanya mencintaimu tidak sederhana, terkadang bisa begitu rumit, perihal kamu tak suka menjelaskan sedang aku kesusahan menerka-nerka, kamu sebut tidak peka. Karena adanya aku jatuh cinta padamu atas hal-hal yang sederhana. Sesederhana aku suka pada gelak tawamu, atau sesederhana obrolan kita tentang mie goreng dengan telur ceplok yang jadi kesukaanmu ditengah malam ketika lapar melanda, praktis alasanmu. Sesederhana gombal-gombal yang lebih tepatnya candaan, candaan manis yang membuat aku tersenyum sendiri sedang layar telepon masih menempel di pipi. Sesederhana  kamu yang usil mengganggu aku sedang menonton pun menarik unjung kerudungku untuk mencuri perhatian, sedang aku usil sengaja mengabaikan, mengenang hal sederhana begini pun menyenangkan. Mencintamu sudah begitu sederhana, aku jatuh cinta untuk setiap usahamu membuatku tertawa dan menjaga.

Iklan

14 thoughts on “Sederhana

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s