Sepi

Barangkali sepi yang membuatmu begini, bebal dari berhenti mencoba. Pikirmu usaha akan selalu meluluhkan, sedang manusia paham sesuatu yang disebut jera, kiramu kesempatan bukan sesuatu yang tanpa kadaluarsa.

Barangkali memang sepi yang membuatmu masih saja keras kepala, sebab kerap kali hanya tengah malam waktunya. Malam memang seringkali mengundang sepi, menyisakan hening dengan pikiran yang mengambang lalu kamu mulai mencari-cari cara untuk mengusir sepi, semacam mencari teman untuk berbasa-basi segala macam perihal dan sedikit bualan hati.

Barangkali sepi memang menjadikanmu begini, jengah atas malam yang membuatmu jenuh hingga tak mau tahu batas egois, apa yang lebih dari egois merecoki lelap seseorang demi mengusir sepi, sedang bagi beberapa nyenyak terlelap adalah salah satu kenikmatan tersendiri.

Iklan

10 thoughts on “Sepi

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s