Cinta: Usaha Memahami

Belakangan ini ada perihal yang sedikit menggangu, tentang rindu akan kamu yang tak mau tahu. Tentang pikiranku yang riuh akan kabarmu, ingin meminta waktu. Sedang kamu barangkali disana sedang jengah dengan rutinitas, sesak akan waktu yang padat, bukan perihal tak ingat aku.

Hanya saja, rindu terkadang bisa membuatku kekanakkan, bahkan kelebihan mengira-mengira perihal kamu sedang bermain media sosial sedang aku menunggu kabar.  Aku tidak ingin terdengar seolah kamu tidak bebas bergerak, tidak, hanya saja rindu ini hadir dan semerta-merta merecoki otakku dengan segala macam duga sebab kamu sudah mulai menjadi candu.

Barangkali kamu hanya sedang bermain permainan, sedang telepon genggammu tidak didekatmu. Setidaknya praduga ini lebih baik ketimbang aku menerka-nerka sesuatu yang hanya membuat hatiku kelu sedang kebenaran belum tiba. Asumsi ini lahir sebab salah satu adegan sebuah film tadi sore, seorang lelaki mengabaikan kekasihnya karena sedang bermain game, aku lantas tertawa, lagipula John Gray pernah membahas perihal serupa, aku pikir tidak baik juga untuk bertekuk muka kalaupun memang seperti ini sebabnya.

Lagipula, aku teringat perihal janji kita dulu, aku dan kamu saling mendukung, bukan saling memberatkan. Pun aku percaya, kamu tak kemana-mana. Semoga lelap mendekapmu disana, hilangkan jengah pun jenuhmu, selamat beristirahat sayang.

Iklan

One thought on “Cinta: Usaha Memahami

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s