Ayah, Pembohong Ulung.

Dek, terkadang ayah terpaksa berbohong. Bahkan sudah ulung, hanya karena kamu dek. Bohong kalau tak lelah sederhana karena senyuman malaikat kecilnya. Bagi ayah, tak patut baginya menunjukan kelelahan, kesedihannya. Lantas dek, coba perhatikan wajah ayah lekat-lekat, pandangi begitu dalam kedua bola matanya, amati keriput ditangannya, coba bahasakan diam dan senyumannya, maknai kasihya dek.

Iklan

6 thoughts on “Ayah, Pembohong Ulung.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s