Alles Gute zum Geburtstag, Syifa.

Belasan tahun yang lalu, kamu adalah perebut perhatian ayah dan ibu. Saya tidak suka ketika mainan kita disamakan, baju kita disamakan, apapun yang saya beli, akan dibelikan pula untuk kamu. Saya harus mengalah atas mainan saya. Saya harus sabar jika kamu mengganggu waktu menonton tv saya di hari minggu. Saya harus bertanggung jawab atas kamu, saya harus tahu kamu keluar bersama siapa sebagai laporan kepada ibu. Saya harus mengerti ketika kamu merobek dan menjadikan tugas sekolah saya sebagai buku gambar kamu. Saya harus memaafkan ketika cemilan saya untuk keesokkan harinya dihabiskan oleh kamu tanpa meminta terlebih dahulu. Saya harus menjadi seseorang kakak yang harus memberi banyak contoh yang baik untuk kamu.

Kadang menjadi seorang kakak menjadi beban tersendiri untuk saya, tapi satu hal yang pasti, detik ini, keberadaan kamu adalah salah satu anugerah mutlak bagi saya. Kamu adalah orang ketiga setelah ayah lalu ibu dengan penerimaan penuh atas saya apa adanya. Walau saya barangkali adalah orang nomor satu yang paling menyebalkan bagi kamu, tapi setidaknya saya bisa bangga, saya nomor satu.

Perlu kamu ketahui, dibalik cubitan-cubitan kecil, pelukan dengan penuh pemaksaan, ciuman di pipi atau di ubun-ubun kepalamu yang tiba-tiba itu adalah bagian dari saya bahagia atas keberadaan kamu, saya suka mencuri perhatian kamu walau kadang menjadi kikuk sebab kamu kemudian merajuk, saya tahu kamu tak pernah suka, tapi saya suka, terdengar egois memang, tapi tak peduli seberapa besarnya kamu tumbuh, di mata saya kamu tetap adik kecil saya yang menggemaskan, yang akan selalu saya curigai jika senyum-senyum sendiri membaca layar hp.

Detik ini, detik yang memasuki tanggal kamu datang ke Bumi, menjadi manusia pada umumnya, sakit jika tak sehat, menangis jika sedang sedih, merasa ada yang lucu ketika tertawa, merasa lapar ketika perutmu kosong tapi di antara milyaran manusia di Bumi, tidak akan ada yang bisa menggantikan kamu, kamu dengan warnamu sendiri. Detik ini adalah detik saya bersyukur wajah kita dikatai mirip, bahwanya kamu memang saudari saya, walau kamu punya yang saya tidak miliki, tahi lalat mungil menggemaskan dihidung kamu yang suka saya godai.

Detik ini, detik yang akan membuat kamu membenarkan pilihan-pilihan yang kamu buat, ucapmu detik ini kamu sudah dewasa, sudah tujuhbelas tahun. Tentu saja umur ketujuhbelas tahun ini menandakan kamu sudah tumbuh jauh lebih dewasa dibanding setahun yang lalu, tapi saya tetap kakak kamu yang akan was-was jika ada lelaki yang mendekati kamu, yang akan diam-diam menguping pembicaraan kamu jika suaranya terdengar bukan seperti perempuan,yang akan berisik menanyakan jam pulang kamu setelah ibu, yang akan menanyakan kamu akan keluar dengan siapa dengan lengkap, mengingatkan kamu sudah waktunya pulang sebelum ayah, dan akan berisik ingin meminjam hp kamu untuk sekedar kecewa karena kamu sangat cerdik perihal mengunci dengan aman privasimu.

Detik ini, saya ingin kamu tahu, saya selalu sayang kamu, wujudnya bisa berupa menarik rambut kamu pelan-pelan, memaksa tidur bersama walau saya punya ranjang tersendiri, memanggil kamu hanya untuk bolak-balik tanpa kepentingan. Tapi, saya janji, saya akan selalu berusaha mengamankan dompet dan barang-barang kamu yang suka sembarangan bergeletakkan.

Selamat ulangtahun Syifa Naurah, kamu boleh terus tumbuh dewasa dan saya percaya kamu seseorang yang akan terus mendewasakan diri untuk lebih baik, tapi kamu akan sealu menjadi adik kecil saya.

Kamu boleh meminta sesuatu, kecuali yang aneh-aneh menurut standar ayah, dan ibu, dan boneka kecil gantungan hp saya, tujuhbelas tahun bukan alasan. Selamat tujuhbelas tahun, selalu sayang ayah dan ibu, serta saya.

Alles Gute zum Geburtstag, Syifa.

Iklan

22 thoughts on “Alles Gute zum Geburtstag, Syifa.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s