Kak.

Kak…boleh aku memanggilmu sekedar begitu? Aku tahu, barangkali sedikit menggemaskan bagimu, bagaimana aku masih malu-malu tapi pada tiap kalimat sayangmu untukku adanya aku tersipu dengan senyum yang mengembang di pipiku.

Kak, padamu aku belajar memahami perbedaan di antara kita, dan aku suka bagaimana kita berdiskusi tentang perbedaan yang ada tanpa harus mencari titik yang memberatkan perbincangan kita. Yang terpenting adalah saat ini, seperti katamu, dan aku suka bagaimana kita pelan-pelan saja.

Kak, jikalau menghalau jenuh adalah dengan saling mengerti, izinkan aku untuk lebih memahamimu, tentang perihal atas kamu yang harus ku pahami.

Kak, aku juga ingin bercerita padamu, tentang hujan disini yang menyelimuti malamku seperti malammu di Malang semalam, dan tentang dadaku yang hangat oleh senja yang kamu kirimkan padaku.

Aku juga sedang bahagia karenamu.

image

Iklan

42 thoughts on “Kak.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s