Tentang khawatir yang membuat Ibu terjaga. 

Adik perempuan yang lebih muda empat tahun membuat saya memahami sesuatu, tentang khawatirnya seorang ibu. 

Saat ini kantuk menyelimuti dua bola mata, letih pada punggung yang hanya ingin rebahan untuk kemudian tertidur lelap, tapi gelisah memenuhi dada, sekelumit khawatir yang belum reda sebelum adik pulang. 

Olehnya, saya paham perihal ibu yang tidak akan tidur sebelum memastikan putrinya sudah tiba di asrama. Tentang ibu yang memastikan segala perihal, menghalau kekhawatiran yang menganggu pikiran. 

Seperti yang beliau lakukan empat tahun lalu, ketika saya menyandang status mahasiswi baru, secara tidak sadar saya memastikan semua keperluan adik perempuan saya seperti yang beliau lakukan, menghitung kemungkinan kami tidak lagi seasrama. 

Sebagaimana kekhawatiran menjadi risau dikala menunggu adik saya pulang, ada rasa syukur untuk setiap kekhawatiran yang telah dilalui ibu, tentang cinta beliau untuk putrinya. 

Iklan

16 thoughts on “Tentang khawatir yang membuat Ibu terjaga. 

  1. cinta1668

    Baper Rissaid :'(, pernah juga mengalami hal ini sewaktu sama2 merantau ke Cikarang. Adek srg pulang malam, kdg main sm tmn kdg sm pcarnya, fuich, penyakit lambung Cinta langsung akut krn srg ga bs tdur smaleman. Akhirnya, waktu adek mnta ijin untuk mengakhiri masa single-nya duluan, ga ada alasan lain selain mengiyakan. Alhamdulillah skr perasaan Cinta mnjd tentram, tdk ada lambung kronis lagi hihi, syukurlah ^__^

    Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s